Perbedaan Garansi Resmi dan Garansi Distributor Xiaomi

Pada kenyataannya, banyak pengguna smartphone Xiaomi yang masih belum mengerti dan menyadari Perbedaan Garansi Resmi dan Garansi Distributor Xiaomi. Kebanyakan dari mereka menganggap semua jenis garansi adalah sama. Karena yang terpenting, ponsel yang mereka beli memiliki spesifikasi yang dibutuhkan. Saat membeli sebuah smartphone, garansi adalah salah satu hal yang harus dipertimbangkan dengan matang. Pasalnya garansi ini berpengaruh terhadap harga dan penanganan ketika perangkat rusak. Garansi resmi dan garansi distributor memiliki kelebihan serta kekurangannya masing-masing. Sehingga bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan. Lantas, bagaimana cara membedakan antara garansi resmi dengan garansi distributor Xiaomi? Berikut adalah ulasan lengkapnya.

Pengertian Perbedaan Garansi Resmi dan Garansi Distributor Xiaomi

Sebelum membahas tentang Perbedaan Garansi Resmi dan Garansi Distributor Xiaomi, tentunya Anda harus memahami terlebih dahulu konsep dari garansi resmi dan garansi distributor itu sendiri. Garansi merupakan salah satu hal yang terpenting sebelum membeli sebuah smartphone. Smartphone untuk masuk ke dalam suatu negara akan dipasarkan melalui distributor yang dipilih langsung oleh vendor. Misalnya saja, Xiaomi menunjuk 3 distributor untuk mendatangkan ponsel Xiaomi secara resmi ke Indonesia untuk dijual yaitu Distributor 1, 2 dan 3. Jika demikian maka bisa diartikan bahwa Distributor 1, 2 dan 3 merupakan distributor resmi yang memang diakui oleh pihak Xiaomi.

Perbedaan Garansi Resmi dan Garansi Distributor Xiaomi bisa dilihat berdasarkan cover garansi. Umumnya, produk yang masuk ke suatu negara secara resmi akan memperoleh cover garansi resmi. Misalkan Anda membeli ponsel Xiaomi dari distributor 1, maka anda biasanya akan mendapatkan garansi distributor 1. Jadi, jika terjadi kerusakan atau kelainan selama masa garansi, Anda bisa melakukan klaim pada distributor 1. Keuntungannya, anda juga bisa mengklaim pada service center resmi Xiaomi karena distributor 1 adalah distributor resmi (Garansi Resmi).

Meskipun demikian, bukan berarti barang yang didatangkan distributor tidak resmi adalah barang palsu atau replika. Karena distributor tidak resmi hanya membawa ponsel tanpa adanya kerjasama dengan pihak Xiaomi. Secara otomatis, distributor tidak resmi tersebut tidak akan mendapatkan cover garansi service center resmi dari Xiaomi di Negara tersebut. Berbeda dengan distributor resmi yang memungkinkan pengguna Xiaomi untuk mengajukan klaim pada pihak sevice center resmi Xiaomi, perangkat yang dibeli pada distributor tidak resmi tidak menyediakan hal tersebut. Karena konsumen hanya bisa melakukan klaim pada distributor yang bersangkutan. Tapi, jika Anda ingin melakukan klaim pada service center resmi, maka klaim tersebut tentu saja akan ditolak sehingga Anda harus mengeluarkan biaya service sesuai dengan kerusakan. Hal inilah yang disebut dengan istilah Garansi Distributor. Setelah memahami pengertian diantara keduanya, barulah Anda akan mengerti dan bisa mengetahui Perbedaan Garansi Resmi dan Garansi Distributor Xiaomi.

Ciri-ciri dan Perbedaan Garansi Resmi dan Garansi Distributor Xiaomi

Mengetahui Perbedaan Garansi Resmi dan Garansi Distributor Xiaomi tentunya akan memberikan keuntungan tersendiri bagi pengguna smartphone. Karena garansi juga berkaitan dengan kondisi barang. Sehingga berkualitas atau tidaknya perangkat Xiaomi yang Anda pilih juga bergantung pada garansi yang ditawarkan. Berikut ini adalah ciri-ciri barang resmi yang memiliki Garansi Resmi dan barang distributor (Garansi Disributor).

Ciri-ciri Garansi Resmi :

  1. Menyediakan garansi resmi
  2. Model tertentu terbatas
  3. Service dan after-sales jelas
  4. Sertifikasi 3-6 bulan untuk perijinan
  5. Kepala charger konektor standar Indonesia
  6. Network band bisa dipakai untuk pasar Global
  7. ROM Official Global

Ciri-ciri Garansi Distributor:

  1. Service cenderung tidak jelas
  2. Masuk ke Indonesia cepat (biasanya melalui jalur ilegal dan tanpa sertifikasi)
  3. Harga lebih murah
  4. Ada kemungkinan barang refurbish/rekondisi atau bahkan dalam beberapa kasus barang replika
  5. Kepala charger model pipih
  6. ROM Distributor (terdapat banyak bloatware)

Perbedaan Garansi Resmi dan Garansi Distributor Xiaomi yang Harus Anda Ketahui 

  1. Harga

Ponsel Xiaomi yang dijual dengan garansi distributor tentunya lebih murah dibandingkan dengan perangkat yang menggunakan garansi resmi. Harganya bisa berbeda sekitar Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu.

2. Software dan Hardware

Seperti yang sempat disinggung, garansi resmi dengan garansi distributor memiliki kondisi barang yang berbeda meskipun keduanya merupakan barang asli. Oleh karena itu, Anda yang ingin membeli ponsel Xiaomi harus benar-benar mempertimbangkan garansi jenis apa yang ingin dimiliki.

3. Klaim garansi

Perbedaan diantara kedua garansi tersebut tentu sangat terlihat ketika Anda melakukan klaim garansi. Untuk garansi distributor, Anda hanya bisa melakukan klaim pada toko tempat membeli ponsel atau service center distributor dan biasanya klaim membutuhkan waktu yang lebih lama daripada garansi resmi. Selain itu, saat Anda membawanya ke service center resmi Xiaomi, akan dikenakan biaya sesuai dengan kerusakaannya atau bahkan ditolak. Sedangkan jika Anda menggunakan garansi resmi, maka klaim bisa dilakukan di service center resmi diseluruh Negara tersebut secara mudah, maupun tempat atau toko membeli ponsel.

Demikian tadi merupakan ulasan terkait dengan Perbedaan Garansi Resmi dan Garansi Distributor Xiaomi. Semoga informasi di atas bisa menjadi referensi dan pertimbangan untuk Anda yang akan membeli ponsel Xiaomi.