produk blackmarket tidak memberikan servis
produk blackmarket tidak memberikan servis

Cara Xiaomi Perangi Ponsel Black Market – Trend smartphone saat ini benar benar menjadi peluang bisnis yang sangat menjanjikan untuk banyak orang. Permintaan pasar yang stabil bahkan cenderung meningkat menambah daya gebrak para vendor smartphone untuk terus meningkatkan amunisinya.

Sayangnya, ada saja orang yang mengambil celah demi meraup keuntungan besar. Dalam hal ini, maraknya peredaran ponsel black market yang sudah barang tentu merugikan banyak pihak baik negara, produsen, bahkan konsumen. Lalu, bagaimana cara untuk menghadapi polemik satu ini?.

Sebagai vendor yang tengah digandrungi banyak orang, Xiaomi tak luput dari incaran para pengepul ponsel black market. Untuk itu, Xiaomi punya cara sendiri untuk terus meminimalisir kejadian tersebut. Berikut cara Xiaomi perangi ponsel black market:

1. Tidak Memberikan Layanan Servis Kepada Produk Black Market

produk blackmarket tidak memberikan servis
produk blackmarket tidak memberikan servis

Cara Xiaomi perangi ponsel black market ditunjukan dengan Langkah signifikan yang diambil olehnya, yakni dengan tidak memberikan pelayanan servis untuk produk tersebut. Kebijakan ini dinilai cukup efektif untuk meredam gencarnya penawaran ponsel black market karena jika ada konsumen yang nekad membeli ponsel black market, itu sama saja dengan ia membuang uang secara percuma.

Bagaimana bisa begitu? Jika ponsel black market rusak, kalian tidak bisa mereparasi ke tempat layanan servis Xiaomi yang artinya kerusakan bisa saja bertambah parah atau bahkan berujung mati total. Apalagi, kualitas produk black  market juga sangat diragukan. Jadi, apa kalian masih  berminat untuk membeli ponsel black market?

2. Memperluas Platform Penjualan

Cara Xiaomi perangi ponsel black market  juga dilakukan dengan memperluas platform penjualan di Indonesia. Hal ini terlihat dari gencarnya Xiaomi dalam membuka platform penjualan secara offline. Seiring berjalannya waktu, hampir seluruh kota besar di Indonesia sudah disediakan tempat layanan servis resmi dari Xiaomi.

Memperluas penjaulan smartphone
Memperluas penjaulan smartphone

Begitu juga dengan membangun mitra kerja dengan konter-konter penjual smartphone. Selain itu, Xiaomi juga membuka platform penjualan secara online untuk memermudah konsumen. Tak lupa juga strategi marketing diterapkan oleh Xiaomi, yaitu dengan melakukan flash sale.

Strategi tersebut menunjukkan hasil yang luar biasa karena ponsel yang  dijajakan habis dalam hitungan menit saja. Semua hal yang dilakukan vendor asal China tersebut tak lain dan tak bukan adalah untuk memperluas jangkauan sehingga ponsel bisa didistribusikan keseluruh daerah. Dengan hal itu, pasar black market bisa ditekan karena secara logika, keuntungan menggunkan ponsel resmi jauh lebih banyak dibandingkan dengan menggunakan produk black market.

Kekurangan Ponsel Black Market

Kekurangan Ponsel Black Market
Kekurangan Ponsel Black Market

Banyak orang memilih untuk membeli produk black market karena harganya miring. Tetapi, jika kalia menelisik lebih dalam, sebenarnya lebih banyak resiko yang akan kalian tanggung jika menggunakan ponsel black  market. Lalau, apa saja kerugian yang harus ditanggung? Berikut kekuranggan ponsel black market.

  1. Tidak Ada Jaminan Untuk Keasliannya

Secara umum memang produk black market sebenarnya produk original dari luar negeri yang dipasarkan secara gelap sehingga harganya lebih murah karena tidak terkena bea cukai. Tetapi, ada saja oknum tertentu yang menawarkan produk replika tetapi mengklaim produk black market.

Hal ini tentunya merugikan karena pastinya performa ponsel berbeda dengan yang asli. Terlebih jika kalian termasuk orang yang kurang memahami masalah handphone.

  1. Tidak Ada Garansi Dalam Negeri

Kekurangan produk black market selanjutnya adalah tidak danya garansi dalam negeri sehingga akan mempersulit layanan servis yang seharusnya  didapatkan dengan mudah apabila kalian membeli produk asli. Tentu ini sangat beresiko karena tidak ada garansi yang semestinya dapat diklaim

  1. Ada Kemungkinan Mendapatkan Ponsel Bundling

Satu lagi risiko yang paling tidak diingankan, yaitu mendapatkan ponsel bundling atau ponsel yang terikat dengan operator tertentu sehingga kalian tidak bisa menggunakan sim lokal. Kalian juga mungkun tidak bisa melakukan akses penuh terhadap ponsel. Jadi, buat apa dong beli hp kalau tidak bisa digunakan?

Itulah cara Xiaomi perangi ponsel black market. Jika kalian mampu membeli ponsel bergaransi resmi, sebaiknya kalian tidak membeli ponsel black market. Meskipun harga yang ditawarkan pasti sangat menggiurkan tapi, risiko kerugiannya jauh lebih besar. Lagipula, dengan membeli ponsel black market itu sama saja kalian membunuh perekonomian negara. Jadi, pikirkan dengan baik sebelum melakukannya!