Metode penjualan
Metode penjualan

Persaingan para produsen smartphone membawa babak baru bagi dunia ponsel. Menurut analisa lembaga riset pasar smartphone dunia asal Inggris, Canalys, tercatat angka penjualan smartphone pada tqhun ini meningkat hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Peningkatan angka penjualan smartphone yang paling mencolok terjadi pada salah satu produsen asal China, Xiaomi.

Hasil tersebut dinilai cukup mencengangkan. Sebab angka penjualan smartphone Xiaomi mampu mengungguli beberapa brand smartphone pendahulunya. Hal ini menunjukkan bahwa antusias konsumen terhadap produk-produk Xiaomi sangat tinggi. Smartphone yang diproduksi oleh Xiaomi memiliki kualitas  yang mampu diadu di kelasnya. Selain itu produsen kenamaan asal Tiongkok ini juga membandrol harga smartphone yang mereka luncurkan ke pasa global dengan harga yang ramah dikantong.

Faktor lainnya yang menjadikan angka penjualan smartphone Xiaomi melonjak yaitu metode pemasaran yang digunakan. Bekerjasama dengan beberapa market place di Indonesia. Xiaomi kerap kali melakukan flash sale. Event ini sangat dinanti-nanti oleh konsumen. Sebab khusus event ini, Xiaomi memberikan potongan diskon yang super fantastik. Harga yang ditawarkan pun sangat menggiurkan.

Metode penjualan
Metode penjualan

Metode pemasaran berbasis online memang marak digunakan saat ini. Jangkauan pemasaran via online jauh lebih luas jika dibandingkan dengan penjualan secara konvensional. Dimanapun dan kapanpun konsumen dengan mudah mendapatkan produk smartphone Xiaomi yang mereka inginkan. Ditambah dengan adanya event-event seperti flash sale, dalam kurun waktu kurang dari 1 jam ponsel yang ditawarkan ludes terjual.

Selain itu, Xiaomi juga memberikan berbagai potongan diskon untuk jenis smartphone tertentu digerai-gerai yang memasarkan produk Xiaomi secara konvensional. Keberanian Xiaomi dalam memberikan fasilitas potongan harga, diikuti oleh beberapa vendor lainnya seperti ASUS. Dari segi efektifitas, metode penjualan ini dianggap mampu meraup pembeli dengan mudah. Namun tidak semua vendor menerapkan promo-promo seperti Xiaomi.

Sebut saja Samsung. Menurut perwakilan dari pihak vendor asal Korea Selatan ini menyatakan bahwa Samsung enggan menggunakan metode tersebut. Sebab Samsung lebih berfokus terhadap kenyamanan pengguna smartphone tersebut. Ia pun meyakinkan penjualan smartphone Samsung masih tergolong tinggi, sehingga dari pihak produsen masih belum mengarah pada sistem pemasaran dengan metode promo.

Setiap perusahaan tentunya selalu memiliki kebijakan-kebijakan tersendiri terkait produk serta metode pemasaran yang nantinya akan digunakan. Sama halnya dengan Xiaomi. Meskipun produsen asal China ini menerapkan metode diskon besar-besaran namun perlu diketahui bahwa produk-produk yang mereka lempar ke pasaran bukanlah murahan. Dari segi spesifikasi hardware dan software yang digunakan selalu mengalami peningkatan performa dari tiap serinya. Penggunaan teknologi-teknologi terbaru oun juga tak luput disematkan pada smatphone yang mereka usung.

Sistem diversifikasi produk juga diterapkan oleh Xiaomi. Dimana dalam kurun waktu tertentu, Xiaomi selalu menargetkan seri terbaru untuk diluncurkan ke pasaran. Hal tersebut juga mulai diterapkan oleh vendor-vendor lainnya. Memiliki produk-produk smartphone yang sangat bervariatif juga merupakan alasan mengapa para pengguna ponsel pintar ini menambatkan pilihannya pada Xiaomi.

Inilah salah satu faktor mengapa Xiaomi mampu merangkak naik popularitasnya dari tahun ke tahun. Baik penjualan smartphone bertaraf low end ataupun high end ramai diserbu oleh pembeli. Review positif dari para pengguna smarphone Xiaomi membuat konsumen lainnya semakin penasaran terhadap smarphone-smartphone yang Xiaomi luncurkan.

Sebagai pemain baru dalam dunia smarphone di pasar global, Xiaomi menduduki peringkat keempat dibawah Samsung. Namun jika dilihat dari kenaikan angka penjualan dari tahun ke tahun, kenaikan angka penjualan Xiaomi dinilai lebih signifikan. Angka penjualan Xiaomi tertinggi berada di India, sedangkan Indonesia berada di posisi kedua.

Menurut CEO Xiaomi, Indonesia merupakan pasar yang sangat potensial. Sebab smarphone yang laris dipasar Indonesia tergolong menyeluruh. Baik dari seri low end. Bahkan setiap kali flash sale Xiaomi diadakan oleh beberapa market place di Indonesi, produk smarphone Android tersebut terjual habis dalam kurun waktu kurang dari 5 menit. Hal tersebut menandai bahwa smarphone kini menjelma menjadi kebutuhan yang utama sebagai media komunikasi.

Smarphone memberikan berbagai kemudahan yang mampu menunjang kebutuhan sehari-hari dari segi efektifitas. Bayangkan saja, hanya berbekal koneksi Internet, penggunanya mampu mengakses apapun dengan mudah.