Xiaomi Ditengah Pasar Global Ponsel Dunia
Xiaomi Ditengah Pasar Global Ponsel Dunia

Pertumbuhan angka pengguna smartphone di Indonesia khususnya, tercatat mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Lembaga riset digital marketing Emarketer menganalisa bahwa dari total jumlah penduduk di Indonesia yang mencapai 250 juta jiwa, lebih dari 100 juta jiwa adalah pengguna smartphone aktif. Dilihat dari besarnya angkat tersebut, Indonesia menduduki peringkat ke – 4 di dunia setelah China, Inda dan Amerika.

Dilihat dari data tersebut, tentunya bukanlah hal yang kontras jika Indonesia menjadi ladang subur bagi para produsen smarphone dalam memasarkan produk. Berbicara sedikit mengenai smartphone, didalam pasar global smartphone terdapat dua versi smartphone berdasarkan operating sistem yang merajai angka penjulan di dunia yaitu Android dan iOS.

Xiaomi Ditengah Pasar Global Ponsel Dunia
Xiaomi Ditengah Pasar Global Ponsel Dunia

Antara kedua versi smartphone tersebut memiliki pangsa pasar yang berbeda. Di Indonesia sendiri, angka penjualan smartphone masih dipegang oleh Smartphone Android. Brand smartphone Android di Indonesia sangat bervariatif. Namun dari segi pengguna, brand smartphone yang masih merajai angka penjualan di Indonesia adalah Xiaomi, Samsung, Oppo dan Asus.

Dari beberapa vendor tersebut, Xiaomi menjadi salah satu brand yang angka penjualannya mencuat jika dibandingkan dengan yang lainnya. Pertumbuhan angkan penjualan Xiaomi mencapai 1,5%, sekitar 1,7juta unit pada kuartal tahun jika dibandingkan tahun sebelumya di  Indonesia.

Kenaikan angka penjualan Xiaomi di Indonesia berbanding terbalik dengan angka penjualan di China. Penjualan produk Xiaomi dinegara asalnya cenderung menurun. Hal tersebut juga bukannya dialami oleh Xiaomi saja, namun juga beberapa vendor lainnya.

Untuk meningkatkan angka penjualan di Indonesia, Xiaomi membuat beberapa regulasi baru terkait metode penjualan produknya. Salah satunya dengan mendirikan MI Store di beberapa kota di Indonesia. Di Indonesia, Xiaomi juga membangun lebih dari 15 gerai resmi MI STORE dengan menggandeng PT. Eraphone Artha Retailindo. Keberadaan MI Store merupakan perwujudan nyata atas keseriusan Xiaomi dalam memberikan pelayanan bagi penggunannya di Indonesia. Konsep ini sudah dikembangkan di China dan India.

Xiaomi ini mendirikan store dengan mengadopsi konsep toko online yang diberinama MI HOME. Dengan sistem penjualan berbasis online, akan semakin mempermudah pengguna Xiaomi untuk mendapatkan produk Xiaomi secara resmi. Seperti yang kita ketahui, berbelanja online sudah menjadi semacam habbit dikalangan masyarakat. Metode berbelanja online dinilai lebih effektif dan efisien. Karena hanya berbekal koneksi internet konsumen dapat mengaksesnya dimanapun dan kapanpun.

Keputusan Xiaomi mendirikan MI HOME di Indonesia membuahkan hasil. Tercatat angka penjualan Xiaomi di Indonesia mampu merangkak naik dan menjadi produsen smartphone dengan angka penjualan tertinggi ke – 2 di Indonesia dan ke – 4 di dunia. Angka penjualan Xiaomi terpaut 200 unit dari OPPO. Pencapaiaan ini semakin mempertegas sepak terjang xiaomi dikancah dunia smartphone.

Selain menerapkan sistem retail yang baru, Xiaomi juga memperhatikan betul akan produk yang mereka buat. Mengusung konsep murah tapi bukan murahan, Xiaomi terus meluncurkan produk-produk terbaru yang handal.

Keunggulan lainnya dari produk Xiaomi yaitu lebih variatif jika dibandingkan dengan brand-brand lainnya. Xiaomi membandrol harga smartphonenya mulai dari harga dibawah 2 jutaan hingga 8 jutaan. Dan tercatat di tahun 2018 ini puluhan edisi smartphone telah diluncurkan oleh Xiaomi.

Banyaknya produsen smartphone yang mulai bermunculan menjadikan Xiaomi lebih inovatif dalam menciptakan produk smartphone. Penggunaan teknlogi terbaru baik dari segi software maupun hardware menjadikan ponsel pintar Xiaomi selalu diminati oleh pengguna smartphone.

Apabila ditelisik lebih jauh, dapatkah Xiaomi mempertahankan eksistensinya?. Mengingat dari waktu kewaktu brand-brand baru mulai bermunculan. Dan banyak dari vendor-vendor tersebut mengadopsi sistem yang digunakan oleh Xiaomi dalam memesarkan produk. Menjelang awal bulan April hingga saat ini, angka pertumbuhan penjualan smartphone Honor memiliki angka yang lebih tinggi dari Xiaomi yaitu 54 juta, sedangkan Xiaomi 50,9 juta unit.

Terlepas dari hal tersebut, Xiaomi sudah memiliki trademark tersendiri bagi pengguna Android. Meroketnya angka penjualan dari tahun ke tahun menandakan kepercayaan konsumen akan produk-produk smartphone Xiaomi juga terus meningkat. Gebrakan-gebrakan baru yang disuguhkan oleh Xiaomi menjawab keberlangsungan dari raksasa vendor asal Tiongkok ini.