Mi Music dan Mi Video
Mi Music dan Mi Video

Mi music dan Mi video merupakan salah satu produk aplikasi terbaru yang diluncurkan oleh Xiaomi belum lama ini. Dua aplikasi tersebut resmi dikenalkan oleh pabrikan smartphone asal Tiongkok tersebut pada acara Mi Pop India yang berlangsung hari Kamis (3/5) lalu. Seperti namanya, dua aplikasi tersebut merupakan layanan untuk musik serta video streaming, serupa dengan Netflix dan Spotify.

Sebagai perusahaan yang meluncurkan aplikasi music dan video tersebut, perusahaan smartphone Xiaomi juga turut menggandeng beberapa platform yang bersedia menyediakan konten-konten untuk Mi music ataupun Mi video. Ini tentu menjadi hal penting yang perlu diperhatikan karena tanpa adanya dukungan platform penyedia konten, maka aplikasi Xiaomi tersebut tak akan mampu bersaing dengan aplikasi serupa.

Adapun beberapa platform yang berhasil digaet oleh Xiaomi sebagai penyedia konten. Di antaranya adalah Voot, Hungama Play, Sony LIV, Viu, AltBajali, Zee5, dan TVF. Hingga saat ini, pihak Xiaomi sendiri masih berusaha untuk memperbanyak jaringan platform penyedia konten agar dapat memberikan nilai lebih bagi setiap pelanggan yang menggunakan Mi music dan Mi video.

Pelayanan yang Ditawarkan oleh Mi Video dan Mi Music

Mi Music dan Mi Video
Mi Music dan Mi Video

Berbicara mengenai pelayanan, Mi video menawarkan beragam video dari platform penyedia konten di atas. Uniknya, semua video yang disediakan di Mi video terhubung langsung oleh Google Chromecast sehingga lebih mudah dicari oleh Mi Fans.

Tak hanya itu saja, aplikasi Mi video juga dapat digunakan untuk memutar semua file video dengan format yang berbeda-beda seperti MP4, MKV, AVI, MPEG, MOV, M2TS, dan MKA. Dengan format yang beragam, maka video apapun dapat diputar dengan mudah oleh pengguna memanfaatkan Mi video.

Mengenai jumlah video yang dapat diputar, hingga saat ini perpustakaan Mi video telah menyediakan total video dengan durasi lebih dari 5.000 jam. Dan sebanyak 80% dari video-video tersebut dapat diputar secara gratis alias cuma-cuma. Tak menutup kemungkinan bahwa Xiaomi akan terus menyediakan konten-konten video menarik yang dapat diakses setiap hari oleh penggunanya.

Sementara itu, untuk layanan Mi music, pengguna disuguhi dengan katalog musik yang isinya lebih dari 10 juta musik kategori ‘freemium’ atau musik yang dapat diakses secara gratis. Hal ini tak terlepas dari kontrak kerjasama Xiaomi dengan platform Hungama sebagai penyedia konten.

Meski demikian, apabila pengguna Mi music ingin mengunduh lagu tersebut, maka diharuskan membayar sebesar Rp 20 ribu per bulan atau Rp 189 selama satu tahun. Ini adalah pilihan layanan Hungama Pro sehingga pengguna dapat melakukan akses lebih untuk konten musik yang tersedia di Mi music.

Daya tarik lain yang diberikan oleh Mi music dan Mi video adalah dua aplikasi tersebut juga telah mendukung fitur Dynamic Lyrics yang sangat cocok untuk mereka yang gemar berkaraoke. Jadi selama memutar video ataupun musik, akan muncul lirik yang bergulir dari bawah ke atas.

Sepak Terjang Xiaomi dengan Dua Aplikasi Terbarunya

Seperti yang dijelaskan di atas bahwa dengan hadirnya Mi video dan Mi music, maka Xiaomi telah mengibarkan bendera bahwa mereka juga mampu menghasilkan aplikasi menarik layaknya Spotify dan Netflix. Tugas berat Xiaomi adalah bagaimana cara menggandeng pelanggan agar menggunakan dua aplikasi terbaru milik Xiaomi tersebut.

Seolah tak ingin kalah dari Xiaomi, kompetitor senegara Vivo ternyata juga memiliki rencana untuk meluncurkan aplikasi musik dan video. Ini adalah hal yang sangat wajar mengingat kompetisi di dunia smartphone dan aplikasi sangat ketat sehingga masing-masing kompetitor harus mampu memanfaatkan celah demi mendulang tingkat penjualan.

Meski demikian, sepertinya Mi video dan Mi music masih memiliki keunggulan apabila dibandingkan dengan Netflix dan Spotify. Pasalnya platform penyedia konten musik dan video rekanan Xiaomi telah menerapkan fitur picture-in-picture dimana pengguna dapat menutup jendela Mi music atau Mi video sembari melakukan aktivitas lainnya.

Hingga saat ini, aplikasi Mi music dan video masih resmi diluncurkan di Tiongkok dan India. Sementara itu, untuk target pasar Xiaomi terbesar ketiga, Indonesia, rencananya sudah dapat menikmati aplikasi Mi music dan Mi video akhir bulan Mei.