Cara memperbaiki IMEI invalid setelah flashing pasti dibutuhkan oleh Mi Fans, sebutan bagi pengguna Xiaomi. Hal ini karena dalam setiap produk android, IMEI menjadi bagian paling penting sebagai identitas dari smartphone itu sendiri. Untuk mengecek IMEI, pengguna smartphone dapat mengecek pada box smartphone dan juga dapat melalui kode dial tertentu.

Untuk smartphone yang menggunakan chipset Mediatek, tak sedikit kasus yang terjadi dimana nomor IMEI hilang setelah melalukan flashing. Padahal ketika IMEI hilang atau invalid, maka akan muncul beberapa kerusakan tertentu pada smartphone, salah satu kerusakan yang paling ditakuti adalah hilangnya sinyal smartphone. Untuk itu, ada beberapa cara yang dapat dilakukan dalam mengembalikan IMEI smartphone agar dapat normal kembali.

Cara Mengembalikan IMEI pada Smartphone Xiaomi

Sebelum melangkah pada cara memperbaiki IMEI invalid setelah flashing, persiapan pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan mencatat IMEI yang terdapat pada box smartphone Xiaomi. Apabila ternyata box smartphone Anda telah hilang, cukup cabut baterai smartphone dan lihat di bagian belakang body. Di sana terdapat nomor IMEI smartphone.

Cara Mengembalikan IMEI xiaomi
Cara Mengembalikan IMEI xiaomi

Persiapan yang lain, Anda harus melakukan root smartphone Xiaomi terlebih dahulu. Setelah dua persiapan tersebut dilakukan, kini saatnya mengembalikan IMEI invalid pada smartphone Xiaomi Anda. Caranya adalah sebagai berikut:

Menggunakan Aplikasi ‘Chamelephon’

Aplikasi ‘Chamelephon’
Aplikasi ‘Chamelephon’

Aplikasi Chamelephon meruakan sebuah aplikasi khusus yang berguna untuk membantu smartphone user dalam mengembalikan IMEI yang telah hilang atau mengalami kasus IMEI invalid. Cara menggunakannya pun cukup mudah. Anda hanya perlu membuka aplikasi Chamelephon lalu memasukkan nomor IMEI yang tadi telah Anda catat. Setelah itu, klik ‘Apply ne IMEI’ untuk mengaplikasikan IMEI tersebut pada smartphone. Sebagai catatan, aplikasi ini dapat berjalan pada smartphone yang telah diroot.

Menggunakan MTK Engineering

MTK Engineering
MTK Engineering

Selain menggunakan aplikasi Chamelephon, pengguna smartphone yang mengalami invalid IMEI dapat menggunakan MTK Engineering. Hanya saja, cara ini hanya dapat dilakukan pada smartphone Xiaomi dengan chipset MTK seperti Xiaomi Redmi 4. Cara memperbaiki IMEI invalid setelah flashing melalui MTK engineering adalah:

  1. Buka MTK engineering pada smartphone. Untuk langkah ini, Anda hanya perlu memasukkan angka dial *#*#3646633#*#* lalu klik ‘call’ atau panggil.
  2. Apabila sudah masuk pada MTK engineering, pilihlah ‘Connectivity’.
  3. Selanjutnya pilih CDS Information dan lalu pilih Radio Information.
  4. Langkah selanjutnya, pilih Phone 1 atau SIM 1. Biasanya akan muncul kode AT+
  5. Setelah itu, masukkan kode seperti ini: AT+EMGR=1,7,”(masukkan nomor IMEI Anda di sini”.
  6. Apabila sudah, silahkan klik ‘Send AT Command’
  7. Ulangi lagi langkah-langkah di atas untuk mengembalikan IMEI pada Phone 2 atau SIM 2.

Ini adalah cara paling mudah dalam mengembalikan IMEI invalid pada smartphone Xiaomi. Namun Anda juga harus ingat, pada untuk tiap tipe smartphone Xiaomi, terkadang tampilan atau cara memasukkan IMEI melalui MTK engineering berbeda-beda, namun intinya sama.

Menggunakan Aplikasi MTKDroidtools

MTKDroidtools
MTKDroidtools

Bagi pengguna smartphone berchipset MTK yang sering melakukan ‘oprek’ baik flashing ataupun root, pasti sudah sangat familiar dengan aplikasi yang satu ini. MTKDroidtools merupakan sebuah aplikasi komputer yang fungsinya mengembalikan IMEI invalid atau hilang. Cara menggunakannya adalah sebagai berikut:

  1. Download aplikasi MTKDroidtools di internet kemudian install di komputer/laptop Anda.
  2. Selanjutnya, buka aplikasi tersebut.
  3. Hubungkan smartphone Xiaomi berchipset MTK pada laptop/PC menggunakan kabel USB asli Xiaomi. Namun apabila Anda tak memiliki kabel asli Xiaomi, gunakan kabel USB dengan kualitas baik agar koneksi smartphone dan komputer tidak terputus selama proses perbaikan IMEI.
  4. Pada aplikasi MTKDroidtools, klik tombol ‘Root’ agar dapat masuk ke Shell Access. Jika muncul notifikasi konfirmasi, klik ‘Yes’. Sekedar informasi, Shell Access merupakan aplikasi semacam CMD pada komputer.
  5. Selanjutnya, pada aplikasi MTKDroidtools, klik ‘IMEI/NVRAM
  6. Kemudian masukkan nomor IMEI yang telah Anda catat tadi pada kolom IMEI pada aplikasi. Pada MTKDroidtools, terdapat 2 kolom IMEI. Jika IMEI yang hilang hanya pada Phone 1/SIM 1 atau Phone 2/SIM 2, cukup masukkan pada satu kolom saja dimana IMEI tersebut invalid. Sedangkan apabila IMEI invalid pada kedua Phone/SIM, silahkan masukkan pada dua kolom yang telah disediakan.
  7. Klik ‘Replace IMEI’. Apabila muncul notifikasi konfirmasi, klik ‘YES’.
  8. Selanjutnya smartphone akan melakukan reset dan IMEI Xiaomi Anda telah kembali seperti semula.

Dengan mengetahui cara-cara di atas, maka Anda tak perlu lagi panik apabila IMEI smartphone Xiaomi Anda hilang. Semoga ulasan mengenai cara memperbaiki IMEI invalid setelah flashing di atas bermanfaat bagi Anda.